Camat Mangkubumi Respon Positif Terkait Dugaan Penambangan Ilegal Yang Berada Di Kecamatan Mangkubumi Langsung Cek Lokasi.

KOTA TASIK SRI MEDIA COM, –Menyikapi pemberitaan sebelumnya terkait maraknya aksi penambangan pasir ilegal di salah satu wilayah lokasi milik aset Pemerintah Kota Tasikmalaya Puncak Suka Wargi Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya seluas kurang lebih 5600 meter persegi yang sangat meresahkan warga masyarakat setempat dan dikhawatirkan terjadinya ke longsoran tebing yang berdampak buruk terhadap warga masyarakat dan pengendara yang melintas, Camat Mangkubumi langsung turun ke lapangan untuk cek lokasi tebing tersebut dan akan segera berkoordinasi dengan pihak Dinas terkait agar segera menindaklanjuti keluhan warganya tersebut.

Saat dikonfirmasi oleh media melalui telepon seluler miliknya, (Senin, 4 Juli 2022) sekira pukul 19.06 wib, Camat Mangkubumi Slamet mengatakan, pihaknya bersama Lurah Linggajaya sudah turun kelapangan dan melakukan pengecekan lokasi tebing tersebut, Slamet pun mengatakan bahwa lokasi tebing tersebut adalah milik aset Pemerintahan Kota Tasikmalaya yang ada di Kelurahan Yudanagara Kecamatan Cihideung, namun berada di wilayah Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Camat Cihideung dan pihak Dinas terkait untuk segera menindaklanjuti apa yang dikeluhkan masayarakat selama kurang lebih dua tahun baik secara lisan ataupun tertulis namun belum ada tanggapan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya hingga saat ini.

“Terimakasih atas informasinya, saya selalu Camat Mangkubumi bersama Lurah Linggajaya kemarin sudah turun kelapangan melakukan pengecekan ke lokasi, memang benar tebing itu sangat menghawatirkan seperti yang dikeluhkan masyarakat setempat, namun karena tebing adalah berada di kelurahan Yudanagara Kecamatan Cihideung aset milik Pemerintah Kota Tasikmalaya namun berada di wilayah Kelurahan Linggajaya, maka kami akan segera berkoordinasi dengan Camat Cihideung serta Dinas terkait untuk menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat setempat, apalagi memang katanya sebelumnya pihak warga sudah melayangkan permohonan secara tertulis dari dua tahun yang lalu, namun sampai saat ini belum ada tanggapan ataupun jawaban dari pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya, untuk hal itu tetap saya akan segera menindaklanjuti hal tersebut”, ungkapnya.

Dipemberitaan sebelumnya dituliskan, maraknya penambangan pasir ilegal di wilayah aset milik Pemerintah Kota Tasikmalaya di Kampung Puncak Suka Wargi RT Kelurahan Linggajaya Kecamatan Mangkubumi seluas 5600 meter persegi sangat meresahkan masyarakat setempat, pasalnya, lokasi yang dijadikan tambang ilegal tersebut oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab tepat di salah satu gunung atau tumpukan tebing pasir setinggi kurang lebih 30 meter tepat samping jalan aktif yang setiap hari dilewati masyarakat setempat dan tidak adanya dinding atau benteng pelindung yang dikhawatirkan terjadinya longsor dan menimpa kepada para pengendara roda dua atau roda empat yang melintas dijalan tersebut akibat dari oknum penambang pasir ilegal.

Dari hasil pantauan media selaku kontrol sosial Sabtu, 02/07/2022. tebing gunung pasir tersebut sudah tergali cukup dalam di bagian bawah tebing akibat dampak dari para oknum penambang ilegal yang memanfaatkan pasir dari tebing tersebut untuk dijual belikan, namun hal tersebut tidak menjadi perhatian khusus pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya dan terkesan adanya pembiaran.

Salah satu tokoh masyarakat setempat atas nama Ustadz Akik Darul Tahkik (47) yang rumahnya tidak jauh dari lokasi tebing tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, dirinya mewakili warga setempat meminta kepada pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya agar memberikan perhatian khusus sebelum adanya korban akibat terjadinya longsor, Akik pun berharap Pihak Pemerintah setempat dapat mereklamasi kan salah satu aset lahan tersebut untuk di swakelola oleh masyarakat setempat dan dibangunkan tempat sarana pendidikan seperti Sekolah Dasar atau tempat lainnya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat** Red /Joy

Tinggalkan Balasan