SRI Media

Diizinkan, SDN 04 Cianjur Jadi Momen Perdana Belajar Tatap Muka

Cianjur, Sri-media.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cianjur, mengizinkan sejumlah sekolah untuk tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka, meski Cianjur berstatus PPKM level 4.

Kebijakan tersebut diambil lantaran munculnya desakan orang tua yang disertai dengan penandatanganan surat pernyataan untuk menggelar sekolah tatap muka.

“Selain itu, status level 4 Cianjur juga dikarenakan kekeliruan data. Sedangkan, kondisi sebenarnya di Cianjur, kasus Covid-19 ataupun angka kematian sudah turun drastis,” tutur, Plt Kepala Disdikbud Cianjur, Himam Haris, mengatakan.

Dilain tempat, hal itu diperkuat dengan dibukanya, SDN 04 yang beralamat di Jalan, Abdul Mu’in, Kampung Kaum, Desa Sukagalih Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur.

“Dan, SDN 04 pun berlandaskan acuan surat edaran dari Bupati Cianjur yang menyebutkan melihat, menimbang dan memutuskan karena sudah landai nya Covid-19 di Kabupaten Cianjur,” tutur Gifar Guru di Sekolah itu.

Tetapi, lanjut dia, kegiatan tatap muka kelas 1,2,3 di gilir di bagi sekelas sekitar 18 sampai 20 Siswa dan durasi mengajar 2 Jam setengah.

“Sebagai Guru di SDN 04, harapan Saya semoga mengajar tatap muka ini bisa membangkitkan gairah pembelajaran dan penerapan secara maksimal kepada Anak-Anak didik,” harap Gifar.

Sebagai manifestasi dari penerapan tersebut, pada rabu (25/08/2021) di hari pertama Siswa masuk sekolah, pelaksanaannya di hadiri Forkopimcam (Empat kordinator Pimpinan Kecamatan), Camat Cikalong Kulon, Nana Victoria,S,Sos,MSi., Danramil 07 Cikalong Kulon Kapten Inf. Sudi Harsono, Kapolsek Cikalong kulon AKP, Dandan Nugraha.SH.MH dan Kepala Puskesmas Cikalong Kulon Dr.Budi.

Ditempat sama, Kepala Sekolah SDN 04 Cikalong Kulon, Iis Rohmawati, Spd.MM., menguraikan dengan di berlakukannya kembali mengajar tatap muka memang di nanti oleh semua pihak, sudah 2 Tahun, ucap dia, masa pandemi Covid-19 anak didiknya kehilangan emosional dalam belajar.

“Karena belajar dengan daring sangatlah beda atmosfirnya dengan tatap muka, materi pelajaran bisa di serap Anak-Anak didik Kami,” pungkasnya. (Ben/Aa).

Tinggalkan Balasan