SRI Media

H. Asep Syamsul Falah, Ketua Umum PB PPS MKP

PENGURUS BESAR PERGURUAN PENCAK SILAT MACAN KUMBANG PADJADJARAN MINTA MENTERI BAHLIL MOHON MAAF KEPADA MASYARAKAT PENCAK SILAT

Sri-media com.Buntut dari statemennya, Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadala diminta untuk bertanggungjawab, terutama kepada masyarakat Pencak Silat. Banyak reaksi yang muncul akibat ucapannya, yang seolah menganggap “tukang pencak silat” adalah makna konotatif dari sebuah profesi.

“Sungguh ucapan Menteri tersebut sangat melukai hati dan perasaan kami sebagai insan pencak silat. Sangat tidak pantas rasanya, seorang pejabat publik mengeluarkan ucapan yang asal “nyeplos”.” Ujar Asep Syamsul Falah, Ketua Umum PPS MKP ketika dihubungi melalui telepon selulernya.

“Perguruan Pencak Silat Macan Kumbang Padjadjaran, sebagai salah satu perguruan silat yang hari ini sedang terus mengembangkan organisasinya ke segenap penjuru Nusantara, sangat terganggu dengan ucapan sang menteri.” Tambahnya.

“Kami mohon dengan sangat, agar Pa Menteri segera melakukan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka kepada seluruh pihak, terutama para insan pencak silat. Dan kami berharap bahwa ke depan siapapun terutama pejabat publik untuk menjaga ucapan dan ungkapannya agar tidak asal bunyi alias ‘asbun’.” Tegas Asep Syamsul.

“Meskipun perguruan MKP masih terbilang baru, tapi kami sangat menjunjung tinggi seni budaya pencak silat. Maka, siapapun yang melecehkan pencak silat, baik secara fisik maupun non-fisik kami siap menghadapi mereka. Apalagi kalau sampai mengatakan bahwa pencak silat kampungan, mangga berhadapan dengan kami.” Pungkasnya.** (Daswan)

Tinggalkan Balasan