SRI Media

Waduh, Warung Remang-remang Pun Ikut Terkena Dampak PPKM.

Lebak Banten |SRI-Media.com,–Pasca pemberlakuan PPKM Darurat Covid-19, kepolisian Sektor (Polsek) bersama Satpol-PP di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, menggelar kegiatan penyisiran dan penutupan warung remang-remang yang kembali marak.

Kebijakan Pemerintah untuk menangkal penyebaran virus Corona berdampak terhadap  Warung Remang-remang di sepanjang Pantai Pulo Manuk dan Cipanengah yang berada di Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

“Pada  3 Juli 2021 malam sekitar pukul 00 :15 WIB, kita melakukan kegiatan penerapan PPKM darurat Covid-19 menggelar kegiatan penyisiran dan penutupan warung remang-remang yang berlokasi di wilayah hukum Polsek Bayah,”ujar Kapolsek Bayah, AKP. R. Ampri, SH saat dikonfirmasi Minggu, (04/07/2021).

Selanjutnya Ia mengatakan Polsek  Bayah bersama Satpol PP Kecamatan Bayah memaksa seluruh warung remang-remang di Pulo Manuk untuk tutup. Selain itu juga pihaknya melakukan pemasangan spanduk himbauan penutupan dan juga pemasangan selembaran instruksi dari Bupati Lebak. Kegiatan yang dilakukan Polsek Bayah bersama Pol PP Kecamatan Bayah dengan melibatkan 9 anggota Polsek Bayah, dalam rangka menindak lanjuti Instruksi Presiden tentang pemberlakuan PPKM Darurat di wilayah Jawa dan Bali, dan juga instruksi Bupati Lebak Nomor, 9 Tahun 2021.

“Dari hasil razia itu juga berhasil diamankan sejumlah miras jenis anggur merah 9 botol dan anggur cap Orang Tua ukuran kecil sebanyak 8 botol,”katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa dengan dilaksanakannya PPKM darurat Covid-19 yang dimulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021 bertujuan menekan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Bayah umumnya Indonesia.

“Saya menghimbau kepada pengunjung untuk meninggalkan tempat dan kembali kerumahnya masing-masing. Alhamdulillah, kegiatan penerapan PPKM Darurat di Kecamatan Bayah berjalan aman dan lancar, bahkan hari ini kita pastikan semua tempat wisata di kecamatan Bayah sudah di pasang spanduk, bahwa wisata ditutup selama penerapan PPKM Darurat,”ungkapnya.

Sementara Erwin Komara, mantan Anggota DPRD Lebak sekaligus Tokoh Masyarakat Bayah dan Pegiat wisata Lebak mengapresiasi petugas kepolisian dan Satgas PPKM Bayah  yang telah melakukan penertiban.

Erwin meminta supaya masyarakat maupun para pelaku usaha seharusnya ikuti aturan instruksi pemerintah dalam PPKM Darurat ini.

“Saya sangat mengapresiasi kepada  oleh Satgas PPKM Kecamatan Bayah dan kepolisian atas dilakukan penertiban,”katanya saat dihubungi Minggu, (04/07/2021).

Ia menambahkan, “jika ada pihak yang bandel kepada petugas jangan segan-segan agar diberikan tindakan tegas terarah dan terukur serta humanis supaya ada jera demi kepentingan masyarakat pada umumnya,”timpalnya.**(Ysf*).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan