Desa.CISA’AT Kecamatan. Ciater Kabupaten Subang Jawa Barat Gelar Acara Ruwatan Bumi.

Subang-sri-media.com tepat pada 14/08/2024 Desa.Cisa’at, Kecamatan.Ciater, Kabupaten Subang Jawa Barat menggelar acara Ruwatan Bumi.
Acara ini merupakan agenda rutin tingkat Desa.Cisa’at Kecamatan.Ciater setiap 2 tahun sekali. hal ini, dilakukan bertujuan untuk
penghematan anggaran.

Namun, untuk setiap 1 tahun sekali ruwatan bumi di tingkat Rukun Warga (RW) tetap di laksanakan.
Ruwatan Bumi yang di gelar oleh Desa.Cisa’at Kecamatan.Ciater Kabupaten Subang dihadiri oleh Kepala Desa.Cisa’at Suryana beserta jajarannya,unsur Forkopimcam, para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh Pemuda serta masyarakat sekitar.

Khitanan massal, Nikah massal, pagelaran wayang golek semalam suntuk turut pula di sajikan dalam acara tersebut, tiada lupa pula ditampilkan kesenian khas Kabupaten Subang yakni Sisingaan yang merupakan Ikon Kabupaten Subang Jawa Barat.

Sebelum acara ruwatan bumi berlangsung, 1 hari sebelumnya Ziarah kubur leluhur, Istighosah juga turut
dilaksanakan oleh Desa.
Cisa’at, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

“Bertepatan pada 14/08/2024, Desa.Cisa’at menggelar acara Ruwatan Bumi.
Adapun acara ini, untuk tingkat Desa dilaksanakan setiap 2 tahun sekali, karena demi penghematan anggaran. namun demikian, untuk acara Ruwatan Bumi di tingkat Rukun Warga (RW) tetap dilaksanakan setiap 1 tahun sekali.
Dalam acara ruwatan bumi, diadakan juga Khitanan Massal, pagelaran Wayang Golek semalam suntuk, serta Nikah Massal.
Nikah Massal dilaksanakan dalam acara ini, diperuntukan bagi masyarakat Desa.Cisa’at yang sudah melakukan pernikahan secara agama.namun, belum tercatat dalam daftar Kantor Urusan Agama (KUA). tujuannya adalah, agar pasangan suami istri yang sudah melakukan pernikahan secara agama bisa memiliki bukti yang sah berupa buku nikah, sehingga pernikahannya tercatat dalam daftar KUA, Dari 40 orang pasangan pengantin lama, ada 18 pasang suami istri yang dinikahkan secara massal. lain dari pada itu, 6 orang anak yang di khitan secara massal”, tutur Suryana selaku Kepala Desa. Cisa’at.

“Sebelum acara ruwatan bumi digelar, 1 hari menjelang pelaksanaan acara, Desa.Cisa’at bersama para tokoh Agama, tokoh Masyarakat serta dengan beberapa masyarakat sekitar
melaksanakan kegiatan ziarah kubur leluhur.
Pada malam harinya, menggelar acara istighosah yang di pimpin oleh Ustad. Hidayat,” Imbuh Suryana.

Upacara ruwatan bumi biasanya melibatkan berbagai macam acara ritual. Prosesi semacam ini, biasanyapun dipimpin oleh seorang seorang pemuka agama ataupun pemuka adat yang dipercaya memiliki kemampuan ilmu spiritual yang sangat tinggi.

Selain aspek spiritual, Ruwatan desa juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan sosial antar warga desa dan melestarikan tradisi serta budaya lokal.

Andum Subekti.

Tinggalkan Balasan