Dwi Jati Utama Calon Tunggal Dalam Muslub Wushu Provinsi Jabar. Dwi, Bertekad Untuk Memajukan Cabor Wushu di Jabar  

Bandung, sri-media.com- Bertempat di Hotel Grand Preanger Minggu (11/5) Pengurus Provinsi (Pengprov) Wushu Jawa Barat menggelar Musyawarah Luar Biasa Wushu Provinsi Jawa Barat, hadir dalam kegiatan tersebut Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Bidang Organisasi dan Daerah Yusran Kisra, Ketua Umum KONI Jabar Muhammad Budiana, Kadispora Jabar Herry Antasari serta calon ketua tunggal Wushu Jabar Dwi Jati Utama  .

Dikatakan Yusran Kisra, dirinya berharap muslub ini berjalan sesuai aturan AD/ART sebab keberadaan organisasi yang baik tentunya akan menghasilkan input yang baik pula tentunya. Kami berharap di Jabar ini ada beberapa atlit Jabar di timnas tetapi kalau kita melihat potensi masyarakat masih kurang prestasinya harusnya lebih dari  satu orang atlit wushu Jabar di Timnas. Untuk  itu PB berharap dengan kepengurusan yang baru seperti diamanatkan Ketua Umum tadi bahwa kepengurusan baru bisa lebih baik dan lebih maju lagi Wushu di Jabar dari kepengurusan sebelumnya, jelas Yusran.

Menurut Yusran, tentang prestasi Wushu di Jabar seperti dalam sambutannya untuk timnas Wushu hanya satu orang, harusnya dengan potensi yang ada serta penduduk yang lebih banyak harusnya tidak hanya satu orang atlit Wushunya di timnas harusnya ada puluhan nomor yang diikuti, jadi kalau hanya satu orang masih kurang, untuk itu harapan kami besar sekali kepada pengurus baru walau dalam waktu singkat namun kami percaya dengan pengurus baru bisa menghasilkan atlit Wushu yang lebih banyak dari Jabar sebagai atlit Wushu di Timnas, papar Yusran.

Kadispora Jabar Herry Antasari. Menuturkan kalau dari pemerintah Provinsi Jabar mewakili Gubernur bahwa kalau semua cabang olah raga (cabor) itu sebagai garda terdepan dalam membangun karakter, dalam membangun anak-anak muda selain itu tentunya agar prestasi olah raga Jabar dapat mengahrumkan nama Jawa Barat di tingkat Nasional bahkan Internasional. Dirinya sangat menyambut baik dan mensufort apa yang dilakukan pengprov Wushu Jabar yang menjaga kesinambungan organisasi dengan adanya muslub ini, sebab bagaimana pun organisasi ini harus ada ketuanya dan berjalan sehinga prestasi terjaga dan organisasi berjalan dengan baik, ujar Herry.

Sebagai Calon tunggal ketua Wushu Jabar, Dwi Jati Utama menuturkan kalau dirinya sekarang ini sudah pensiun selaku TNI, maka dirinya akan lebih fokus mendedikasikan hidupnya untuk memajukan wushu di jabar, selain itu kami pun banyak masukan baik dari PB, KONI juga dari para pengurusnya kalau wushu di Jawa Barat masih dibawah daerah lain, seperti Jakarta, Jateng, Jatim dan Bali.

Untuk itu dirinya bertekad menggali potensi atlet wushu di Jabar, sayang sekali kalau hanya ada satu orang atlit wushu Jabar yang masuk timnas sedangkan nomor yang dipertandingkan dalam wushu banyak sekali, maka dalam jangka pendek rencananya akan fokus untuk mempersiapkan cabor wushu di porprov tahun 2026 nanti, ungkapnya.

Ketua KONI Jabar, Muhammad Budiana dirinya mendukung terpilihnya Dwi Jati Utama dalam Muslub Wushu nanti  agar prestasi wushu di Jabar lebih baik lagi prestasinya, walau banyak pekerjaan rumah (PR) di pundak ketua baru. Bahkan dirinya mengibaratkan kepengurusan ini seperti ada di rumah kaca artinya segala prilaku pengurus bisa dilihat publik. Semoga kepengurusan wushu yang baru dapat melaksanakan tugasnya secara amanah, ucap Budiana berharap. *** (buds)

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan