Bandung Barat_ sri-media.com Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 Brigez Indonesia dimaknai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ormas Brigez Indonesia Kabupaten Bandung Barat dengan rangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif yang menyasar langsung generasi muda. Mengusung tema PANCEG (Pemuda Anti Narkoba, Cinta Seni dan Olahraga), Brigez Indonesia menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter pemuda yang sehat, kreatif, dan berdaya saing.
Rangkaian peringatan HUT Brigez Indonesia tersebut telah berlangsung sejak awal Januari 2026. Sejumlah kegiatan digelar, mulai dari bakti sosial terhadap lansia pada 7 Januari, turnamen futsal dan E-Sport Mobile Legends yang dilaksanakan di Ebo Soccer Mekarsari, Ngamprah belakang Gedung Setda Kabupaten Bandung Barat pada 31 Januari.
Puncak kegiatan berupa Sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) serta sosialisasi perkoperasian yang digelar pada 8 Januari 2026 di Bale Gempungan, Gedung B Lantai 4, lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.
Ketua DPW Ormas Brigez Indonesia Kabupaten Bandung Barat, Erid Sabtaginarya, menegaskan bahwa pemuda merupakan aset strategis bangsa yang menentukan arah masa depan pembangunan, namun saat ini dihadapkan pada tantangan serius, salah satunya ancaman penyalahgunaan narkoba.
“Pemuda adalah generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan pembangunan. Namun, di tengah kompleksitas sosial dan arus globalisasi, ancaman narkoba menjadi persoalan serius yang dapat merusak masa depan individu, keluarga, bahkan masyarakat secara luas,” ujar Erid dalam wawancaranya. Minggu (08/02/2026).
Menurut Erid, penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghambat potensi, kreativitas, serta produktivitas generasi muda. Oleh karena itu, upaya pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan peran aktif pemuda itu sendiri.
“Diperlukan langkah preventif yang konsisten dan melibatkan pemuda secara langsung agar terbentuk kesadaran kolektif untuk menolak narkoba serta menjalani gaya hidup sehat dan positif,” tegasnya.
Lebih lanjut, Erid menjelaskan bahwa seni dan olahraga dipilih sebagai media utama dalam kampanye PANCEG karena dinilai efektif dalam membentuk karakter dan menyalurkan potensi pemuda ke arah yang positif.
“Melalui seni, pemuda dapat mengekspresikan kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat identitas budaya. Sementara olahraga menanamkan nilai disiplin, sportivitas, kerja sama, serta membangun kesehatan jasmani dan rohani,” katanya.
Ia menambahkan, integrasi kampanye anti narkoba melalui kegiatan seni dan olahraga diharapkan mampu menyampaikan pesan pencegahan secara edukatif, persuasif, dan mudah diterima oleh kalangan muda.
“Kegiatan ini bukan sekadar hiburan atau kompetisi, tetapi menjadi wadah edukasi dan pembentukan karakter pemuda yang sehat, kreatif, dan berprestasi,” ujar Erid.
Berdasarkan latar belakang tersebut, kegiatan PANCEG (Pemuda Anti Narkoba, Cinta Seni dan Olahraga) diselenggarakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan generasi muda yang bebas dari narkoba, berkarakter kuat, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Bandung Barat.
Acara puncak peringatan HUT ke-36 Brigez Indonesia ini turut dihadiri langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Brigez Indonesia, Cecep Hendra Erawan, S.H., Kaban Kesbangpol kbb, Ketua forum Camat kbb, perwakilan organisasi kemasyarakatan, OKP, LSM, serta sejumlah tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda, Brigez Indonesia berharap gerakan PANCEG dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi organisasi lain dalam upaya membangun pemuda yang tangguh, berintegritas, dan bebas dari narkoba**Red