Pastikan Distribusi BBM Aman, Sat Brimob Polda Kaltim Intensifkan Patroli SPBU.

Balikpapan -sri-media.com  Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di wilayah Kota Balikpapan.

 

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat tetap terjaga, terutama menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat pada periode arus mudik dan libur Lebaran.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Brimob turut melakukan koordinasi dengan pihak pengelola SPBU serta memantau langsung kondisi distribusi BBM guna memastikan proses penyaluran berjalan lancar tanpa hambatan.

 

Sementara itu, pihak Pertamina juga memastikan bahwa distribusi BBM ke seluruh SPBU masih berjalan normal. Meski sempat muncul kekhawatiran terkait dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, pihak perusahaan menegaskan bahwa pasokan BBM nasional tetap dalam kondisi stabil.

 

Selain itu, ketersediaan cadangan BBM nasional dinilai masih berada pada batas standar operasional, sehingga mampu menjamin ketahanan energi dalam negeri.

 

Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, S.I.K., M.H., melalui Danyon A Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengintensifkan patroli dan pengawasan di sejumlah SPBU.

 

“Kami terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta melaksanakan pemantauan langsung di lapangan guna memastikan distribusi BBM tetap lancar. Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM menjelang Idul Fitri,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan patroli rutin serta sinergi dengan berbagai pihak, diharapkan kebutuhan energi masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri tetap terpenuhi, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Balikpapan tetap kondusif.(pak).

Leave a Reply