BANDUNG BARAT-sri-media.news Pemerintah Desa Padaasih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menggelar peringatan *Hajat Bumi ke-159* pada Minggu, 24 Agustus 2026. Ribuan warga memadati Lapangan Desa Padaasih untuk mengikuti rangkaian acara syukuran adat Sunda tersebut.

Hajat Bumi ke-159 ini menjadi bukti bahwa tradisi leluhur di Desa Padaasih terus lestari dan diwariskan turun-temurun selama lebih dari satu setengah abad.
Acara di lapangan dekat Kantor Desa menuju panggung utama. Gunungan berisi sayur, buah, padi, dan produk pertanian unggulan warga Padaasih diarak oleh ibu-ibu PKK dan pemuda Karang Taruna.
Rangkaian kegiatan Hajat Bumi ke-159 meliputi Upacara Adat & Doa Bersama dan potong tumpeng Memohon keselamatan, kelancaran rezeki, dan hasil panen melimpah
Mujijat Kepala Desa Padaasih menyampaikan, Hajat Bumi ke-159 ini bukan hanya seremoni.
“159 tahun kita menjaga tradisi ini. Ini wujud syukur kita kepada Allah SWT dan alam. Harapannya generasi muda Padaasih terus menjaga budaya, gotong royong, dan cinta terhadap tanah kelahiran,” tegasnya.
Camat Cisarua mengapresiasi Iwan Mustawan Azis kekompakan warga. “Hajat Bumi ke-159 di Padaasih ini luar biasa. Tradisi kuat, UMKM jalan, dan pertanian maju. Ini aset budaya KBB yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
*Warga Antusias Jaga Warisan Leluhur*
Suasana penuh suka cita. Warga datang dengan pakaian adat Sunda. Setelah doa, hasil bumi dari gunungan dibagikan gratis kepada masyarakat.
“Bangga jadi warga Padaasih. Dari buyut saya sampai sekarang Hajat Bumi terus ada. Semoga tahun depan bisa lebih meriah lagi,
Hajat Bumi ke-159 ditutup dengan doa bersama agar Desa Padaasih senantiasa diberi keberkahan, dijauhkan dari bencana, dan masyarakatnya hidup sejahtera.***Red