PDI Perjuangan Adakan Dikpol Advokasi Kesehatan

KABUPATEN BANDUNG -sri-media.com  Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono., ST. menggelar Pelatihan Advokasi Kesehatan sebagai upaya memperkuat pemahaman dan kapasitas kader partai dalam mengawal hak masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.kegiatan Berlangsung di Gedung Budaya Soreang Kabupaten bandung, kamis (8/10/26)

oplus_0

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Prof. Dr. Ribka Tjiptaning, jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, serta jajaran struktur partai mulai dari DPC, PAC hingga ranting. Kegiatan yang diikuti ratusan kader PDI Perjuangan dari 5 daerah se-Bandung Raya – Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Kota Cimahi, – ini dihadiri langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, H. Ono Surono, ST yang juga Wakil sekretaris DPD Provinsi Jawa Barat.Hj Ida widianingsih Anggota DPRD kabupaten Bandung Barat

Turut hadir jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Jabar, Ketua dan pengurus DPC PDI Perjuangan se-Bandung Raya, serta anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.Cetak Relawan Kesehatan Desa Hingga Tingkat RW*

Dalam sambutannya, Ono Surono menegaskan bahwa Pendidikan Politik kali ini tidak hanya soal ideologi partai, tetapi membekali kader dengan kemampuan praktis untuk melayani rakyat, khususnya di bidang kesehatan.

Ono kembali menegaskan program prioritas DPD PDI Perjuangan Jabar membentuk *Relawan Kesehatan Berbasis Desa/Kelurahan dan RW* di seluruh Jawa Barat.

Saya instruksikan di setiap Ranting nanti ada satu kader yang khusus menjadi relawan kesehatan. Tugasnya mendampingi warga yang kesulitan BPJS, yang ditolak rumah sakit, yang kena stunting. Kader PDI Perjuangan harus jadi solusi, bukan hanya jadi penonton. Kita kembali ke khittah partai wong cilik,” tegas Ono Surono di Gedung Sabilulungan.

Program ini, lanjut Ono, dikoordinasikan dengan Ketua DPP Bidang Kesehatan Ibu Ribka Tjiptaning, dan akan melekat di struktur Musyawarah Ranting yang sedang berjalan.

*Momentum Rebut KBB dan Kabupaten Bandung*

Pemilihan Gedung Sabilulungan sebagai lokasi bukan tanpa alasan. Kabupaten Bandung dan Bandung Barat menjadi daerah prioritas yang ditargetkan DPD Jabar untuk direbut kembali pada Pemilu 2029 mendatang.

“Bandung Raya ini basis kita. KBB, Kabupaten Bandung, Kota Bandung harus kita menangkan lagi. Caranya dengan kerja kerakyatan, turun ke bawah, advokasi rakyat,” ujar Ono.

Pelatihan yang semula direncanakan berlangsung pada Agustus tersebut akhirnya digelar pada Oktober karena padatnya agenda partai. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PDI Perjuangan untuk memastikan kader memiliki pengetahuan yang memadai dalam melakukan advokasi kesehatan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, jajaran DPD PDI Perjuangan Jawa Barat menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hak dasar setiap warga negara. Karena itu, kader partai didorong tidak hanya memahami persoalan kesehatan, tetapi juga mampu membantu masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang menjadi tanggung jawab negara.

“Bahwa kesehatan adalah hak dasar rakyat, di mana pelayanan kesehatan menjadi tanggung jawab dari negara,” ujarnya.

Namun demikian, disampaikan pula bahwa negara memiliki keterbatasan dalam memberikan pelayanan secara langsung kepada seluruh masyarakat. Karena itu, pemerintah mengembangkan berbagai skema jaminan sosial agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan.

Melalui pelatihan advokasi tersebut, kader diharapkan memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya berkaitan dengan akses layanan kesehatan, jaminan kesehatan, serta mekanisme penyelesaian berbagai kendala yang muncul di lapangan.Selain membahas persoalan kesehatan, kegiatan menjadi momentum konsolidasi jajaran struktur PDI Perjuangan di Jawa Barat. Peserta berasal dari berbagai tingkatan kepengurusan, termasuk DPC, PAC dan ranting dari Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung serta Kabupaten Bandung Barat.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran partai juga mengingatkan pentingnya soliditas dan keseriusan seluruh pengurus dalam menjalankan tugas organisasi. Kehadiran pengurus di setiap tingkatan dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga kekuatan struktur dan memastikan partai tetap dekat dengan masyarakat.

Pelatihan advokasi kesehatan ini diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis. Para kader diharapkan mampu membawa pengetahuan yang diperoleh ke tengah masyarakat sehingga dapat menjadi penghubung sekaligus pendamping ketika warga menghadapi persoalan dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

Dengan demikian, PDI Perjuangan Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, termasuk memastikan persoalan kesehatan menjadi bagian penting dari kerja politik dan pelayanan kader di tengah masyarakat.***Red

Leave a Reply