Bandung Barat-sri-media.com Mengakhiri masa cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat langsung tancap gas. Hari ini, Senin (30/3), ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkumpul dalam Apel Perdana di Lapangan Pusat Perkantoran Pemkab Bandung Barat dengan membawa semangat baru: peningkatan kualitas pelayanan publik dan misi mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Ade Zakir, yang memimpin apel mewakili Bupati Jeje Ritchie Ismail, menegaskan bahwa momen “kembali ke fitrah” harus diimplementasikan nyata dalam birokrasi. Baginya, Idul Fitri adalah momentum titik balik untuk memperkuat kejujuran dan disiplin pegawai.
”Kembali ke fitrah berarti kembali ke esensi kita sebagai pelayan masyarakat. Tidak ada lagi gigi rendah; mulai hari ini kita harus langsung bekerja dengan integritas tinggi dan dedikasi yang tulus,” tegas Ade Zakir di hadapan para kepala OPD, Camat, dan staf pelaksana.
Menyikapi kebijakan penyesuaian kerja pasca-lebaran, Sekda mengingatkan bahwa lokasi bekerja—baik dari kantor (WFO) maupun jarak jauh (WFH)—hanyalah masalah teknis. Fokus utama tetap pada output dan dampak nyata yang dirasakan oleh warga Bandung Barat.
Ada tiga poin utama yang ditekankan untuk seluruh ASN hari ini:
Akuntabilitas: Menjamin kualitas kerja yang konsisten setiap harinya.
Pelaporan Berjenjang: Memastikan semua hasil kerja terukur dan terpantau oleh atasan.
Orientasi Hasil: Birokrasi harus bergerak efektif demi kemaslahatan masyarakat luas.
Mempertahankan Opini WTP dari BPK
Hari pertama kerja ini juga menjadi krusial karena bertepatan dengan dimulainya audit oleh tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan kinerja tahun anggaran 2025. Ade Zakir menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk bersikap kooperatif dan transparan.
”Target kita jelas: mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini bukan sekadar penghargaan, tapi bukti kepercayaan publik atas tata kelola keuangan kita yang sehat. Saya minta seluruh jajaran bekerja dengan target terukur dan penuh keikhlasan,” tambahnya.
Dengan dimulainya hari kerja pertama ini, Pemkab Bandung Barat berkomitmen untuk menjaga ritme kerja yang cepat dan transparan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan akuntabel di masa mendatang.***red\hums