
SUBANG, sri-media.com Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar), menggelar Operasi Keselamatan Lodaya tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung selama 14 hari, dimulai 10 – 23 Februari 2025,
tujuannya adalah meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas serta menurunkan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas juga mengurangi pelanggaran lalu lintas yang terjadi selama ini.
Jumlah personel yang terlibat dalam Operasi Keselamatan Lodaya 2025, sebanyak 2.520 personel. adapun rinciannya adalah 520 personel dari Satgas Polda Jabar, dan 2000 personel dari jajaran Satgasres.
Sasaran utamanya adalah Segala bentuk Potensi Gangguan, Ambang Gangguan juga Gangguan Nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan, pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas baik sebelum, selama maupun setelah pelaksanaan operasi Keselamatan Lodaya 2025.

Dalam amanat Kapolda Jabar Irjen Pol. Dr. Akhmad Wiyagus S.I.K, M Si, M.M., yang dibacakan Wakapolda Jawa Barat ditekankan pentingnya menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas sebagai bagian dari tanggung jawab Polri, terutama Polantas, bersama instansi terkait untuk menurunkan tingkat kemacetan, pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas.
Operasi Keselamatan Lodaya tahun 2025 kali ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Terwujudnya Asta Cita”. Seluruh personel diharapkan untuk mengutamakan keselamatan dalam bertugas, menghindari sikap arogansi, serta melaksanakan edukasi mengenai tertib berlalu lintas kepada masyarakat.
Gelar Pasukan dalam rangka persiapan Ops Keselamatan Lodaya 2025 tersebut dipimpin oleh Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Drs. Kasihan Rahmadi S.H., M.H dihadiri pula oleh Pejabat Utama Polda Jabar, Anggota Pamen, Pama, Bintara, ASN Polda Jabar serta melibatkan personel dari TNI Pomdam III Siliwangi juga Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Senin, 10/2/2025 kemarin.
Andum Subekti.