
Bandung Barat-sri-media.com Munculnya pernyataan tegas Bupati KBB Jeje Richie Ismail akan menindak tegas oknum ASN pelanggar administrasi maupun korupsi mendapatkan respon positif dari masyarakat.
Beberapa media mencoba meminta pendapat dari Ketua LAKI-KBB atas pernyataan tegas Bupati Jeje, Guras sapaan akrabnya menyampaikan pemberian apresiasi yang tinggi karena ini menunjukan keseriusan dalam melaksanakan reformasi birokrasi yang menjadi persoalan mendasar.

Kewajiban Perangkat Daerah (Sekda,OPD dan seluruh ASN) harus tunduk terhadap poleci Bupati baik melalui RJPMD maupun perintah langsung, sehingga produk keputusannya hasil kerja team work perangkat daerah yang secara normatif sedang menjalankan Kebijakan Bupati.
Persoalan utama hilangnya kepercayaan kepada Pemerintahan KBB adalah KORUPSI, dan mitigasi Bupati Jeje sudah tepat melakukan REFORMASI BIROKRASI untuk menciptakan Pemerintahan yang bersih, akuntabel, AMANAH dan bebas korupsi ucapnya.
Langkah berani yang dilakukan Bupati Jeje adalah memutus mata rantai oligarki korup dan pro status quo yang sudah menggurita di KBB dengan melakukan Rotasi Mutasi dan menunjuk PLT di lima Dinas strategis dan tentu dampaknya memunculkan berbagai macam dinamika termasuk optimisme di masyarakat.
Sebagian dinamika pasca Rotasi Mutasi sudah bisa diprediksi karena korupsi adalah kegiatan masal yang melibatkan oknum Penyelenggara Pemerintahan dan Pengusaha tentu merasa terganggu sehingga tindakan tegas Bupati sangat diperlukan.
Kegiatan unjuk rasa penyampaian kritik merupakan hak warga negara yang dilindungi oleh konstitusi selama tidak anarkis, tendensius, dan menyebar fitnah untuk kepentingan sesaat.
Bupati tidak bisa dipaksa untuk menentukan siapa oknum yang melanggar pidana maupun administrasi sebelum ada keputusan hukum, kita semua harus mengedepankan presumption of innocence (praduga tak bersalah) yang menjadi prinsip Universal hak asasi manusia.
Menghadapi sikap tegas Bupati Jeje, semua masyarakat KBB jika memiliki temuan pelanggaran pidana maupun administrasi yang memiliki fakta hukum dua bukti permulaan segera laporkan kepada APH atau inspektorat dan kita kawal prosesnya agar bisa sampai di pengadilan.
Langkah dan pernyataan Bupati Jeje sudah linier dengan harapan masyarakat KBB serta sikap tegas presiden Prabowo Subianto, apapun dinamikanya di KBB butuh kepemimpinan yang tegas saat ini.
Kami mendorong Bupati Jeje menindak tegas terhadap oknum ASN yang melakukan pembangkangan yang diduga berkolaborasi dengan oligarki koruptor dan dipastikan masyarakat akan mendukung.
Kolaborasi Bupati dengan Kepolisian dan Kejaksaan sudah sangat tepat.
Segera laksanakan pengisian kekosongan jabatan secara cermat sesuai peraturan dan perundang-undangan untuk menuntaskan reformasi birokrasi.
LAKI-KBB sudah melaporkan kembali kepada APH terhadap oknum ASN yang diduga korupsi dan sering membuat kekacauan selama ini.
Kami juga memerintahkan kepada seluruh pengurus LAKI di Desa dan Kecamatan untuk mengawal Kebijakan Bupati Jeje yang sudah senapas dengan tufoksi LAKI tegas Guras.***Red/dunk