
Bandung Barat, sri-media.com Sekor macan tutul yang kabur dari kandang karantina di Lembang Park Zoo sejak 26 Agustus 2025 masih belum ditemukan hingga kini. Pencarian kini diperluas oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat ke kawasan kaki Gunung Tangkuban Parahu, yang diduga menjadi lokasi persembunyian hewan tersebut.

Menurut Ujang Acep, anggota tim pencarian, macan tutul secara naluriah akan masuk ke dalam hutan dan dapat menjelajah hingga 400 hektare. Untuk membantu pencarian, tim menggunakan drone thermal setiap malam, sementara anjing pelacak K9 belum bisa dikerahkan karena sedang bertugas mengamankan demonstrasi.
Ujang menegaskan kepada awak media saat di konfirmasi pada Sabtu, 6 September 2025 pukul 13.30 memohon agar masyarakat tetap tenang, karena macan tutul tidak bersifat agresif terhadap manusia.
Sebagai langkah antisipasi, Lembang Park Zoo menutup sementara kunjungan publik dan berkomitmen untuk mengevaluasi sistem keamanan kandang, serta meningkatkan komunikasi dan kesadaran keselamatan guna mencegah kejadian serupa.
Penulis: Andum Subekti