
Bandung Barat-sri-media.com Ngamprah, Sabtu, 15 februari 2025 Musrenbang tingkat kecamatan merupakan forum strategis yang menghasilkan suatu putusan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan perumusan program-program prioritas kecamatan.

Ketua DPK KNPI Kecamatan Ngamprah “Syamsu Ramadhani” yang akrab disapa dengan panggilan Bung Syams akan mengawal tuntas pelaksanaan musrenbang tingkat kecamatan, “Kita mengetahui bersama bahwa peran pemuda adalah sebagai ahli waris bangsa tentu harus ikut andil dalam perencanaan dan pembangunan bangsa kedepan terkhusus kita kawal di kedaerahan, karena musrenbang kecamatan ini menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan dan pembangunan tersebut. “ujar Ketua DPK KNPI Ngamprah”.
Mengingat bahwa arah kebijakan pembangunan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, 9 Lengkah Ngawujudkeun Jabar Istimewa & 10 Amanah Ngawangun Bandung Barat ini adalah rencana rancang bangun dan tata kelola pemerintahan pusat sampai kedaerah saat ini tentu jangan hanya dijadikan slogan semata, kita harus sama-sama membangun sinergitas dan berkolaborasi dengan hadirnya peran kepemudaan hari ini.
Dalam pelaksanaan musrenbang kecamatan ngamprah yang akan digelar pada hari senin, 17 februari 2025 tentu kami selaku pemuda akan senantiasa menyampaikan aspirasi dan usulan serta keluh kesah dari masyarakat sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki dampak yang luas bagi kesejahteraan masyarakat terkhusus pemuda bahwa prinsip nya harus ada nilai-nilai yang berkeadilan dalam setiap perencanaan dan pembangunan. “tanggas Syams”
Kami pun selaku perwakilan pemuda tentu akan mengusulkan program-program priotas tentang kepemudaan yang dapat meningkatkan potensi pemuda dalam kepemimpinan, kewirausahaan dan kepeloporan bahwa ini menjadi tugas pemerintahan itu sendiri yang harus diindahkan.
Kami berharap pemangku kepentingan dapat bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dengan hadirnya partisipasi pemuda dapat menggugah sebuah inovasi dan inspirasi untuk lebih mendekatkan pemerintah dengan masyarakat secara lebih inklusif dan deliberatif.
Penulis : Syams Ramadhani