Bandung Barat-sri-media.com Acara serah terima jabatan Camat Padalarang resmi digelar dari Agus Achmad Setiawan, kepada Hendi Setiadi. Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Kecamatan Padalarang dan dihadiri unsur Forkopimcam, kepala Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Camat Padalarang yang baru, Hendi Setiadi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai pimpinan wilayah. Ia menegaskan bahwa memimpin sebuah kecamatan bukanlah tugas ringan, karena mencakup berbagai aspek dan dinamika yang kompleks.Memimpin kecamatan bukan hanya soal desa, tetapi juga menyangkut banyak hal, banyak tantangan, serta berbagai dinamika yang akan kita temui. Apalagi Padalarang dikenal sebagai etalase daerah, sehingga memerlukan perhatian dan kerja bersama yang sungguh-sungguh,” ujar Hendi.
Ia juga memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Padalarang, mulai dari unsur pemerintahan desa, tokoh agama, tokoh pemuda, pelaku usaha, hingga seluruh elemen masyarakat lainnya. Menurutnya, kebersamaan dan kekeluargaan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan wilayah.
Saya mengajak seluruh masyarakat Padalarang untuk bersama-sama melanjutkan hal-hal baik yang telah dibangun sebelumnya. Fondasi kebersamaan yang sudah dirintis oleh Pak Agus Achmad Setiawan,mari kita teruskan demi kebaikan dan kemajuan Kecamatan Padalarang,” tambahnya.Dalam waktu dekat, Hendi Setiadi menyampaikan bahwa dirinya akan memprioritaskan koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh unsur, baik pemerintah desa maupun stakeholder terkait. Langkah ini dilakukan untuk memetakan kondisi, potensi, serta kebutuhan wilayah, sehingga program kerja yang dijalankan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Acara serah terima jabatan ini menjadi momentum penting dalam kesinambungan kepemimpinan di Kecamatan Padalarang, dengan harapan kepemimpinan baru dapat membawa semangat segar, pelayanan yang semakin optimal, serta pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif***Red