Wakil Bendahara umum XTC Aditya Muhammad Siap Berkolaborasi Dengan Pemerintah

Bandung -sri-media.com Pelantikan ini berlangsung dalam suasana khidmat, dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, perwakilan TNI-Polri, serta delegasi komunitas dari berbagai daerah. Gedung Sabilulungan dipilih sebagai lokasi karena nilai simboliknya sebagai ruang publik yang merepresentasikan semangat gotong royong.

Rangkaian acara mencakup pembacaan ikrar integritas, penandatanganan komitmen organisasi, dan pengukuhan simbolis oleh tokoh senior XTC Indonesia. Struktur kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat disiplin organisasi dan memperluas dampak sosial.

 

Dalam sesi pemaparan program kerja, DPP XTC Indonesia menyampaikan fokus utama: edukasi digital, advokasi sosial, pemberdayaan komunitas, dan kolaborasi lintas sektor. Semua dirancang untuk menjawab kebutuhan generasi produktif yang tumbuh di era transformasi sosial

Sebagai Wakil Bendahara Umum, Aditya akan mendampingi pengelolaan keuangan organisasi, memastikan akuntabilitas, dan mendukung program kerja lima tahun ke depan yang berfokus pada transformasi kepemudaan.

Indonesia saat ini berada dalam fase puncak bonus demografi, dengan lebih dari 70% penduduk tergolong usia produktif. Momentum ini menjadi peluang strategis bagi organisasi kepemudaan untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan.

 

XTC Indonesia memandang bonus demografi sebagai panggilan sejarah, bukan sekadar statistik. Struktur keuangan yang kuat menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan gerakan sosial.

 

Aditya juga menegaskan komitmennya untuk mendorong literasi keuangan di kalangan anggota XTC, terutama generasi muda yang aktif dalam kegiatan komunitas dan kewirausahaan.

Keterlibatan Aditya dalam jajaran pengurus dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola dan efisiensi anggaran organisasi. Ia membawa pendekatan yang adaptif dan berbasis kolaborasi.

 

Pelantikan ini menjadi simbol transformasi kepemudaan yang tidak hanya berbasis semangat solidaritas, tetapi juga tata kelola yang profesional dan inklusif.

 

Dengan struktur kepengurusan yang baru, XTC Indonesia siap memperluas dampak sosialnya melalui program kerja yang terukur dan kolaboratif.

Aditya Muhammad menyampaikan bahwa kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga publik akan menjadi prioritas dalam mendukung agenda pemberdayaan komunitas.

Pelantikan DPP XTC Indonesia 2025-2030 menegaskan bahwa transformasi kepemudaan bukan hanya wacana, tetapi gerakan nyata yang dijalankan oleh figur-figur muda yang siap bertugas dan berkontribusi.***Red/dunk

 

Tinggalkan Balasan