Warga Hadang Demo di Rumah Dedi Mulyadi, Isu Proyek Jalan dan Dugaan Intervensi Mencuat.

SUBANG, sri-media.com Ketegangan pecah di depan kediaman Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Lembur Pakuan, Subang, Kamis (19/2/2026).

Aksi unjuk rasa koalisi LSM Pemuda dan mahasiswa berujung penghadangan oleh warga setempat yang berupaya menjaga kondusivitas lingkungan.

 

Massa yang mencoba merangsek hingga ke pintu gerbang terlibat aksi saling dorong dengan warga. Sejumlah demonstran bahkan nekat merangkak melalui celah pagar di tengah penjagaan ketat.

Aksi tersebut dipicu kekecewaan terhadap kinerja Dinas Bina Marga dan Dinas Pendidikan Jawa Barat. Massa menyoroti dugaan buruknya kualitas proyek jalan provinsi yang rusak tak lama setelah rampung, serta adanya oknum berinisial DK, H.U, dan HD yang diduga mengatur proyek di Dinas Pendidikan dan mencatut nama gubernur untuk kepentingan pribadi.

 

“Banyak proyek baru selesai tapi sudah rusak. Ini patut diduga tidak sesuai spesifikasi teknis dan cacat konstruksi,” tegas Ketua Bidang Hukum LSM Pemuda, Andri SH.

 

Menurut Andri, aksi digelar di kediaman pribadi gubernur karena aspirasi mereka sebelumnya tidak mendapat respons dari kantor dinas maupun kantor gubernur.

Sementara itu, warga Lembur Pakuan bersikeras menghadang massa demi menjaga keamanan lingkungan tempat tinggal orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Peristiwa ini mencerminkan adanya sumbatan komunikasi di level birokrasi, meski selama ini Dedi Mulyadi dikenal aktif mengawasi persoalan infrastruktur melalui media sosial.

 

Andum Subekti

Leave a Reply