
Bandung-sri-media.com Ahmad Saepudin, resmi menyandang jabatan sebagai Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Bandung Barat (KBB) periode 2025-2029, menggantikan ketua sebelumnya Heni Suhaeni.

Secara resmi, Ahmad dilantik oleh Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Jawa Barat (Jabar), Ridho Easy di Aula Kantor Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Minggu (27/7/2025).
Sebelumnya, Ahmad yang juga Kepala Desa Margajaya, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang Percasi KBB, beberapa waktu lalu.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad mengatakan, pasca pelantikan dirinya akan melecut para atletnya untuk giat lebih giat lagi latihan.
Even cukup berat, yang dihadapi para atlet saat ini adalah Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar, yang bakal digelar sekitar November 2025.
“Target kita yang di depan mata adalah BK Porprov. Sementara ini, kita targetkan para atlet kita lolos BK. Makanya akan kita genjot terus mereka untuk berlatih dan berlatih,” kata Ahmad, usai prosesi pelantikan.
Pihaknya di even cukup bergengsi ini, akan mengirimkan atlet putera dan puteri, untuk bermain baik di perorangan maupun beregu. Targetnya di Porprov tersebut, minimal 1 medali emas, sesuai ditargetkan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bandung Barat.
Menurutnya, kendati hanya target 1 medali emas, namun bagi Bandung Barat bukan hal yang mudah. Diakuinya, kompetitor dari daerah lainnya cukup berat juga.
“Tapi kita tidak akan berkecil hati, tetap harus semangat sehingga bisa menyumbang medali emas buat Bandung Barat. Kita akan push, dengan kemampuan atlet yang ada,” ucapnya lagi.
Sementara Ridho Easy didampingi Sekretaris Pengprov Percasi Jabar, Dicky Irfan mengatakan, target Percasi Jabar pada Porprov Jabar mendatang adalah meraih posisi Juara Umum.
Pada Porda atau Porprov sebelumnya Jabar selalu memboyong medali emas sehingga beberapa Juara Umum.
Namun karena berbagai hal pada Porprov lalu di Sumatera Utara (Sumut), Jabar hanya memperoleh 7 medali perak. Otomatis Jabar gagal mempertahankan medali emas.
“Porprov nanti (2016), kita bertekad ingin mengambil lagi Juara Umum. Ya, kita berharap salah satunya, atlet Bandung Barat bisa ambil bagian menyumbang medali,” ujarnya.
Untuk meraih semua itu, Ridho menekankan agar para atlet Bandung Barat harus giat berlatih. “Kalau KBB target 1 emas sesuai target KONI-nya, berarti atlet KBB harus mengambil emas itu dari daerah lainnya (di Jabar). Bisa (mencapai target), asalkan mau latihan, latihan dan latihan,” tegasnya.
Ketua 2 Binpres KONI KBB, Ruslan Rusmana memberikan apresiasi terhadap Pengurus Percasi KBB yang baru dilantik. Ia memberikan motivasi kepada para atlet dan pengurus untuk tetap semangat mengdapi even penting daerah.
“Biarlah daerah lain, dengan (mempersiapkan) anggaran besar. Kita harus tetap semangat. Saya juga optimis kita mampu (meraih medali sebanyak-banyaknya),” ucapnya.
Menanggapi tentang kepengurusan Percasi KBB baru, Ruslan mengatakan jika ketua cabang olahraga (cabor) di Bandung Barat, hanya satu-satunya menjabat Kepala Desa.
Ini justru menurutnya, merupakan nuansa baru agar dunia olahraga di Bandung Barat kian maju dan bisa meraih prestasi yang gemilang. Semua unsur bisa terlibat, sehingga prestasi yang dicapai berkat seluruh komponen ikut berpartisipasi.
“Mudah-mudahan saja prestasi yang diraih Pak Kades di bidang pemerintahan, bisa ditularkan juga di cabor catur nanti. Saya percaya Pak Kades dengan tangan dinginnya itu, bisa (memberikan prestasi dari catur),” tegas Ruslan.
Sementara, pelantikan Pengurus Percasi KBB periode 2025-2029 dihadiri Camat Ngamprah, Agnes Virgianty, para atlet, para pengurus club, serta undangan lainnya. ***dunk/red