
Bandung Barat-sri-media.com Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus melaksanakan penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, yang telah memasuki hari keenam masa tanggap darurat. Penanganan difokuskan pada pencarian korban, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, serta penguatan koordinasi lintas sektor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat selaku Incident Commander menyampaikan bahwa seluruh unsur terkait tetap siaga dan bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Operasi pencarian korban oleh Tim SAR Gabungan masih terus dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan personel di lapangan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mulai menyiapkan langkah pemulihan awal, termasuk pendataan rumah warga berdasarkan zonasi kawasan rawan bencana serta percepatan penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak akibat terputusnya jaringan air baku.
Di bidang layanan dasar, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat memastikan pelayanan kesehatan, distribusi logistik, serta layanan dukungan psikososial bagi penyintas tetap berjalan. Seluruh upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk hadir dan memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat terdampak bencana.
Hingga hari ketujuh operasi pencarian dan pertolongan (SAR) bencana tanah longsor di Kampung Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Tim SAR Gabungan telah berhasil mengevakuasi 60 jenazah. Sementara itu, sebanyak 20 orang masih dalam proses pencarian.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Mohammad Syafii, menyampaikan bahwa dari total jenazah yang ditemukan, 44 di antaranya telah teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Ia menegaskan bahwa data korban bersifat dinamis seiring asesmen lapangan yang terus dilakukan.
Operasi SAR akan terus dilanjutkan selama masa Status Tanggap Darurat 14 hari, dengan dukungan personel, peralatan darat dan udara, serta koordinasi lintas instansi guna memastikan seluruh korban dapat ditemukan.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.***red