Wujudkan Pemerintahan Digital Pemkab Bandung Barat Perkuat Tata Kelola Aset TIK

 Bandung Barat-sri-media.com  Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (Pemkab KBB) terus memperkuat komitmen dalam mendorong tata kelola pemerintahan berbasis elektronik melalui sosialisasi penyusunan rencana dan anggaran aset Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Kegiatan yang berlangsung di Vila Pasundan GBR 3, Kecamatan Ngamprah, Kamis (23/4/2026), dihadiri oleh perwakilan berbagai Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab Bandung Barat.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman aparatur dalam merencanakan serta menganggarkan aset TIK secara terintegrasi, sekaligus memastikan keselarasan dengan kebijakan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Analis Kebijakan Ahli Muda, Reggi Rahmadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut penting guna menyamakan persepsi dalam penyusunan rencana dan anggaran teknologi informasi di setiap perangkat daerah.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun keselarasan dalam penyusunan rencana dan anggaran aset TIK, sehingga mampu mewujudkan tata kelola teknologi informasi yang efektif, efisien, serta akuntabel,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa aset TIK tidak hanya mencakup perangkat keras seperti komputer, laptop, dan perangkat pendukung lainnya, tetapi juga meliputi aset tidak berwujud seperti lisensi perangkat lunak dan aplikasi digital yang menunjang kinerja pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. Setiap Perangkat Daerah diinstruksikan untuk melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung Barat sebelum mengajukan rencana pengadaan TIK.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan kesesuaian spesifikasi dengan kebutuhan tugas pokok dan fungsi, sekaligus mencegah potensi pemborosan anggaran akibat pengadaan yang tidak terstandar atau tumpang tindih.

“Konsultasi ini penting agar spesifikasi dan kebutuhan pengguna, baik operasional maupun manajerial, benar-benar sesuai dengan fungsi masing-masing perangkat daerah,” tambahnya.

Melalui penguatan perencanaan dan penganggaran yang terarah, Pemkab Bandung Barat berharap transformasi digital dapat berjalan lebih optimal, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.***RED

Leave a Reply