IKA PMII KBB Dikukuhkan Alumni Siap Perkuat Peran Strategis Bagi KBB

Bandung Barat -sri-Media.com Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Bandung Barat memasuki babak baru. Pelantikan kepengurusan periode 2026–2031 menjadi momentum untuk menyatukan kembali kekuatan alumni sekaligus memperluas kontribusi organisasi dalam pembangunan daerah.25 agustus 2026 bertempat di gedung HBS cimareme,

 

Mengangkat tema “Akselerasi Ekonomi Berbasis Umat, Sinergi Alumni Menuju Bandung Barat Amanah”, kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana semarak bulan kemerdekaan dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail, bersama jajaran pengurus serta keluarga besar PMII Kabupaten Bandung Barat.

 

Kepengurusan baru tidak hanya diarahkan sebagai wadah silaturahmi alumni. IKA PMII KBB dituntut mampu menjadi ruang konsolidasi gagasan dan kekuatan sumber daya manusia alumni untuk menjawab berbagai persoalan masyarakat, terutama menyangkut pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial dan pembangunan daerah.

Struktur organisasi periode 2026–2031 turut diperkuat sejumlah tokoh yang tergabung dalam Majelis Pertimbangan. Posisi ketua ditempati Drs. H. Agus Gunawan, wakil ketua Dani Rosyadi Imran, S.Ag, sekretaris H. Edi Rusyandi, S.Pd.I, serta wakil sekretaris H. Asep Haedar, M.MPd. Sejumlah tokoh lainnya juga tercatat sebagai anggota Majelis Pertimbangan.

Sementara pada jajaran Dewan Pakar, Drs. H. A. Saepul Millah dipercaya sebagai ketua dan Asep Dedi sebagai sekretaris. Dewan Pakar diperkuat sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, di antaranya Rifqi A. Sulaeman, S.Sos, H. Boy Harinovian, SE, H. Deden Syarif Hidayatullah, H. Mukti Hartono, MM, Drs. H. A. Saeful Mu’min, Drs. H. Rahmat Syafei, Asep Nurfalah, S.Pd.I, Cecep A Nugraha, S.Sy, Dr. Fikri Rizki Muhammad, Dr. Komarudin, M.Pd, Ir. H. Sarwengi, Abdul Somad, S.Sos.I, dan Ahmad Zaenudin.

Komposisi tersebut diharapkan menjadi modal organisasi dalam merumuskan program yang lebih konkret dan terukur. Pengalaman para alumni yang tersebar di berbagai bidang dinilai dapat menjadi kekuatan untuk membangun jejaring sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah maupun masyarakat.

 

Wakil Bupati Bandung Barat H. Asep Ismail menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi alumni yang memiliki pengalaman, jaringan dan kapasitas intelektual.

 

“Pemerintah daerah membutuhkan kolaborasi dengan berbagai unsur masyarakat. IKA PMII memiliki banyak alumni yang mempunyai kapasitas dan pengalaman. Potensi tersebut harus diarahkan menjadi kekuatan bersama untuk mendorong kemajuan Bandung Barat,” ujarnya.

 

Menurutnya, penguatan ekonomi masyarakat harus menjadi salah satu perhatian bersama. Karena itu, semangat ekonomi berbasis umat yang diusung IKA PMII KBB diharapkan tidak berhenti pada tema kegiatan, tetapi diwujudkan melalui program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Pelantikan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya kerja kepengurusan baru IKA PMII KBB. Para alumni diharapkan mampu menjaga idealisme perjuangan PMII, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan gagasan yang dapat memberi dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat.

Dengan dukungan jajaran Majelis Pertimbangan, Dewan Pakar dan seluruh keluarga besar PMII, IKA PMII KBB periode 2026–2031 diharapkan tampil sebagai kekuatan masyarakat sipil yang kritis, konstruktif dan solutif dalam mengawal pembangunan menuju Bandung Barat yang lebih amanah.***Red

Leave a Reply