SUBANG, sri-media.news Tahapan menuju Pemilihan Kepala Desa Sagalaherang Kaler, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, mulai menarik perhatian masyarakat. Sejumlah nama mulai muncul dan menyatakan kesiapan untuk mengikuti kontestasi kepemimpinan desa untuk periode 2026–2034.
Salah satu figur yang menyatakan diri siap maju adalah Dadan Yugaswara. Ia secara resmi menyampaikan kesiapannya untuk mengikuti proses pemilihan Kepala Desa Sagalaherang Kaler pada Jumat, 4 September 2026.
Langkah tersebut menjadi bagian dari dinamika demokrasi di tingkat desa. Dadan menyampaikan sejumlah gagasan yang menurutnya dapat menjadi perhatian dalam pembangunan Desa Sagalaherang Kaler ke depan.
Salah satu fokus yang disampaikan adalah pentingnya tata kelola pemerintahan desa yang transparan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi lokal. Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa.
Dorong Pengembangan Potensi Desa
Dadan melihat Desa Sagalaherang Kaler memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan. Sektor pertanian, potensi wisata pedesaan, serta peran generasi muda menjadi beberapa bidang yang dinilainya perlu mendapat perhatian.
Menurutnya, pembangunan desa tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, pemuda, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya.
“Desa memiliki potensi yang besar. Tinggal bagaimana potensi tersebut dikelola secara bersama-sama, transparan, dan berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Dadan.
Keputusan untuk maju dalam pemilihan kepala desa, lanjutnya, merupakan bentuk keinginan untuk memberikan kontribusi dan mengabdikan diri bagi masyarakat Desa Sagalaherang Kaler.
Namun demikian, proses pemilihan masih akan berlangsung melalui sejumlah tahapan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Masyarakat nantinya memiliki kesempatan untuk mengenal visi, misi, program, serta latar belakang masing-masing calon sebelum menentukan pilihannya.
Demokrasi Desa dan Pilihan Masyarakat
Kemunculan Dadan sebagai salah satu calon turut menambah dinamika menjelang Pilkades Sagalaherang Kaler. Persaingan antar kandidat diharapkan dapat berlangsung secara sehat dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk membandingkan gagasan serta program pembangunan yang ditawarkan.
Yang tidak kalah penting, perbedaan pilihan dalam kontestasi politik desa diharapkan tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Siapa pun yang nantinya memperoleh amanah dari warga diharapkan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat dan melanjutkan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Dengan demikian, Pilkades Sagalaherang Kaler bukan hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan desa selama periode 2026–2034.
Dadan Yudaswara kini menjadi salah satu figur yang menyatakan kesiapan untuk mengikuti proses tersebut. Selanjutnya, masyarakat akan memiliki ruang untuk menilai setiap calon berdasarkan visi, misi, program, rekam jejak, serta komitmen yang disampaikan dalam tahapan pemilihan.
Andum Subekti