SRI Media

Drs. Mahdar Suhendar. Kembali Pimpin PGRI Kabupaten Garut.

Garut, sri-media.com,– Selama lima tahun lamanya menakhodai kepengurusan PGRI kabupaten Garut, Jawa Barat. di periode 2015-2020. Mantan, Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD), dinas Pendidikan kabupaten Garut, Drs. Mahdar Suhendar, M.Pd. akhirnya kembali terpilih sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI), kabupaten Garut untuk masa bakti kepemimpinan, 2020 s/d 2025.

Terpilihnya kembali, Mahdar. ini berdasarkan hasil rekapitulasi voting dengan suara terbanyak pada ajang pemilihan Ketua PGRI di acara Konferensi PGRI Garut yang berlangsung di Aula Sumber Alam Cipanas, kecamatan Tarogong Kaler, kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (02/12/2020).

Kepada Media Ketua PGRI Garut Terpilih, Drs, Mahdar M.Pd. mengatakan, terkait elektabilitas nya semua pada hakekatnya sinergitas antara jajaran pengurus yang terjalin.” Saya, mengucapkan rasa syukur sebesar-besarnya kepada Allah SWT, yang dengan kehendak-Nya telah memberikan kepercayaan kepada saya tetap menjalankan roda kepengurusan PGRI Garut selama 5 (Lima) tahun kedepan. Selain itu, syariatnya dari para pengurus cabang dan ranting-ranting PGRI yang masih memberikan kepercayaan kepada kami untuk mengurus PGRI Garut.

Insya Allah, dengan amanat dan kepercayaan yang kita dapatkan kembali ini, kita pun akan berusaha semaksimal  untuk menjaga dan menjalankannya sesuai kemampuan yang kita miliki,” ungkap nya.

Dikatakan Mahdar, untuk kedepannya pihak PGRI ingin lebih bersinergi dengan pemerintah, karena hal itu sesuai dengan keinginan dari bupati Garut yang katanya PGRI dan juga Dewan Pendidikan harus mampu meningkatkan IPM, dikarenakan PGRI itu organisasi yang besar yang para anggotanya terdiri dari orang-orang yang profesional.

Mahdar berharap, agar semua anggota PGRI bisa lebih bersinergi, baik antar pengurus ranting, ranting dengan cabang, atau pengurus cabang dengan kami, semuanya harus tetap berjalan dengan baik “Jadi tetap saya katakan bahwa PGRI ini bukan power, tapi lebih ke organisasi yang bersifat kolektif kolegial yang bertumpu pada kebijakan semua pihak,” pungkas nya.** ( Heri arasid* ).

 

Tinggalkan Balasan