
Bandung Barat,sri-media.com Solidaritas dan kepedulian lintas fasilitas kesehatan kembali ditunjukkan jajaran Puskesmas di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Di tengah duka mendalam akibat bencana longsor yang melanda Kecamatan Cisarua, Forum Kepala Puskesmas (Kapus) KBB bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.
Bencana longsor terjadi di Kampung Pasir Kuning, RW 10 dan 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi saat sebagian besar warga tengah terlelap, sehingga menimbulkan dampak yang cukup serius terhadap pemukiman penduduk.
Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 30 rumah terdampak dengan jumlah korban mencapai 113 jiwa dari sekitar 34 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, dilaporkan terdapat korban meninggal dunia, sementara sejumlah korban lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat.
Sebagai bentuk kepedulian dan aksi kemanusiaan, Forum Kepala Puskesmas Kabupaten Bandung Barat yang diketuai oleh Kepala Puskesmas DTP Gununghalu, dr. Edy Junaedi, menyalurkan bantuan berupa logistik dan uang tunai kepada para korban bencana.
“Bantuan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian kami seluruh Kepala Puskesmas di Kabupaten Bandung Barat terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan penderitaan para korban,” ujar dr. Edy Junaedi, Minggu (25/1/2026).
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua Forum Kepala Puskesmas KBB beserta tim dan diterima oleh Kepala Puskesmas Pasirlangu, Nita, untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak sesuai kebutuhan di lapangan.
Selain penyaluran bantuan logistik dan dana, Forum Kapus KBB juga mengerahkan dukungan pelayanan kesehatan. Sejumlah Puskesmas di wilayah Kabupaten Bandung Barat menurunkan tenaga medis lengkap dengan ambulans, obat-obatan, serta bahan medis habis pakai (BMHP) guna membantu penanganan kesehatan para korban.
“Beberapa Puskesmas di KBB kami kerahkan untuk membantu penjagaan posko kesehatan di sekitar lokasi bencana. Tim medis membawa obat-obatan serta BMHP medis yang diperlukan guna memberikan pelayanan dan penanganan bagi warga terdampak,” jelas dr. Edy.
Langkah cepat dan sinergis Forum Kepala Puskesmas KBB ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan kesehatan korban, sekaligus memperkuat upaya penanganan darurat yang hingga kini masih terus berlangsung di lokasi bencana longsor Cisarua.***RED