Bandung Barat,sri-media.com – Sesuai hasil rapat pengurus KONI KBB beberapa waktu lalu tentang pembentukan panitia pemilihan ketua KONI KBB baru dikarenakan kepengurusan yang lama akan segera berakhir maka hasil dalam rapat tersebut telah dibentuk panitia penjaringan balon (bakal) calon/calon ketua untuk dipilih di Musorkab (musyawarah olah raga kabupaten) dimana nanti rencananya akan diselenggarakan pada (21/5) yang akan datang dan bertempat di gedung BBPMP Jabar – Ciampel Jln. Raya Batujajar dimana sebagai ketua SC adalah Halim dan selaku ketua OC H. Jaka sedangkan saya sendiri selaku ketua tim penjaringan, ucap Cecep Ahmad S.
Dikatakan Cecep Ahmad S, berdasarkan hasil rapat pleno (20/4) rencana agenda musorkab seperti berikut ini, pertama tgl 4 s/d 7 mei 2026 pengambilan formulir pendaftaran, tgl 8 s/d 9 mei penyerahan formulir, tgl 11 mei verifikasi formulir, tgl 12 mei perbaikan kelengkapan administrasi untuk validasi, tgl 13 mei penetapan balon ketua umum dan sekaligus penetapannya, tgl 14 penyerahan hasil tim penjaringan ke OC, tgl 21 mei pelaksanaan musorkab, jelas Cecep saat ditemui Srimedia.com.
Diterangkan Cecep bahwa ketum KONI KBB lama sudah menyatakan diri kalau tidak akan mencalonkan lagi, makanya nanti siapa yang terpilih wajah baru sedangkan hak suara pemilih setiap cabor (cabang olah raga) adalah 1 suara, apabila yang hadir ketua cabornya maka tidak perlu surat mandat tetapi apabila yang datang sekretaris atau bendahara misalnya maka harus dilengkapi surat mandat dan dirinya menjamin bahwa tidak ada penggiringan terhadap seseorang untuk dipilih menjadi Ketum KONI KBB, ucap Cecep.
Menurutnya siapapun ketua dan pengurus KONI KBB yang baru diharapkan dapat berkerjasama atau bermitra dengan pemda (pemerintah daerah) sebab suka tidak suka KONI itu adalah sebuah organisasi yang selalu berkaitan dengan pemerintah. Namun bagi dirinya baik selaku ketua Cabor dan panitia berharap siapapun nanti ketuanya harus yang terbaik bagi Bandung Barat khususnya dalam bidang olah raga, tegasnya.
Cecep Ahmad S, disamping dirinya sebagai ketua tim penjaringan, ia pun ketua cabor gulat (PGSI) dengan pernah mentorehkan prestasi yang mumpuni bagi KONI KBB, seperti prestasi di Porprov 2006 – 2010 dan Porprov 2014 – 2018 – 2022 pencapaiannnya melebihi target raihan Medali Emas. Maka dirinya berpendapat dan berharap mungkin sama dengan harapan cabor lainnya kepada ketua KONi yang baru dengan kriterianya atau idealisnya yang mempunyai wawasan kedepan, kriterianya pertama kata orang sunda itu harus ‘nyaah’ (sayang) ke atlit, cabor, para pelatih dan para pengurus, jangan berfikir olah raga itu “ Insan “ harus diperhatikan prosesnya karena dalam olah raga itu harus diperhatikan pencarian bakatnya, pembinaannya harus berkesinambungan serta turnamennya harus jelas mulai level atau tingkatannya, pendanaannya juga harus memadai sebab, misal kalau atlitnya ingin yang berkualitas tentunya pendanaannya harus cukup tetapi kalau dananya pas-pasan maka prestasinya pun akan sama pas-pasan, pungkas Cecep mengakhiri pembicaraannya
. (abuds)