Ormas dan Polisi Kawal Pengamanan Sengketa Lahan PT.Sagita

Balikpapan –sri-media.com Persoalan tentang status kepemilikan lahan di kota Balikpapan provinsi kaltim sampai saat ini masih terus mendapat perhatian dari Masyarakat dan aparat penegak hukum, seperti yang terjadi pada hari ini jumat 23/4/26 di Kelurahan manggar, Kecamatan Balikpapan timur.

masalah ini mendapat pengawalan dari berbagai organisasi masyarakat (ormas), salah satu diantaranya yakni : Ormas Perpedayak Nusantara DPC Balikpapan Utara bersama kelompok pemuda Kalimantan Tengah (Kalteng)

Di bawah komando Ketua DPC Perpedayak Nusantara Balikpapan Utara, H. Ismail, sejumlah anggota turun langsung mendampingi pihak PT Sagita dalam agenda mediasi yang turut melibatkan beberapa orang Developer ternama di kota Balikpapan yakni: Haji Jamri dan Haji Ro, yang disaksikan oleh perwakilan dari Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan.

Menurut H.Ismail, Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan jalannya mediasi berlangsung tertib, aman, dan kondusif, sekaligus menjaga agar komunikasi di antara para pihak yang berkepentingan tetap berjalan dengan baik tanpa menimbulkan gesekan terhadap para pihak yang bersengketa.

Sejak berlangsungnya kegiatan, situasi di lokasi terpantau kondusif. Seluruh rangkaian mediasi berjalan lancar tanpa ada keributan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

karena mediasi tersebut belum menghasilkan penyelesaian akhir atas sengketa lahan yang dipersoalkan, maka Para pihak masih harus menunggu perkembangan proses hukum berikutnya di Pengadilan Negeri Balikpapan

Kehadiran perwakilan pengadilan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian mediasi, sementara keputusan atas sengketa tetap menunggu proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, personel dari Polresta Balikpapan dan Polsek Balikpapan Selatan serta Polsek Balikpapan Timur turut berada di lokasi untuk melaksanakan pengamanan.

Kehadiran aparat kepolisian menjadi langkah antisipasi guna mencegah kemungkinan terjadinya keributan antar pihak selama proses mediasi berlangsung

Sinergi antara aparat kepolisian dan para pihak yang hadir turut mendukung kelancaran kegiatan.

Usai mediasi di lokasi, anggota Perpedayak Nusantara DPC Balikpapan Utara bersama kelompok pemuda Kalteng kembali ke posko PT Sagita untuk bersiaga dan terus memantau perkembangan situasi di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dilakukan merupakan bentuk kesiap siagaan selama proses penyelesaian sengketa masih berlangsung, Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya situasi yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Sengketa lahan tidak hanya membutuhkan komunikasi antar pihak, tetapi juga kepastian hukum yang jelas. Karena itu, proses penyelesaian perkara di Pengadilan Negeri Balikpapan menjadi tahapan yang perlu dihormati oleh seluruh pihak terkait.

Pengawalan yang dilakukan Perpedayak Nusantara bersama kelompok pemuda Kalteng, disertai pengamanan aparat kepolisian, diharapkan dapat menjaga situasi tetap kondusif selama proses hukum berjalan.

Hingga kegiatan ini berakhir, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Sementara, penyelesaian sengketa lahan PT Sagita masih menunggu perkembangan proses hukum di Pengadilan Negeri Balikpapan.( Pakpahan).

Leave a Reply