SRI Media

Pelaku UMKM Cimahi Harus Terus Berinovasi.

CIMAHI |SRI-Media.com,- – Dinas Perdagangan UMKM Koperasi dan Perindustrian (Disgakoperind) Kota Cimahi mendorong pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) di Kota Cimahi terus melakukan inovasi.

Pasalnya, dengan inovasi dari mulai produk hingga pemasaran menjadi salah satu solusi untuk bertahan ditengah hantaman pandemi Covid-19, dimana nyaris semua sektor perekonomian terdampak.

“Yang gak bisa berinovasi pasti akan tersisihkan. Kalau di Cimahi ada yang alih produksi, kemudian memaksimalkan digitalisasi sehingga mereka bertahan,” kata Kepala Bidang UMKM dan Koperasi pada Disdagkoperind Kota Cimahi, Rina Mulyani Rabu (2/6/2021).

Di Kota Cimahi, ungkap Rina, kedatangan pandemi Covid-19 sejak tahun lalu sangat memukul pelaku UMKM. Ada sekitar 30 persen dari total sekitar 44 ribu pelaku UMKM yang gulung tikar sepanjang tahun 2020.

“Kalau yang terdampak cukup banyak. Tapi kalau (gulung tikar) ada sekitar 30 persen,” ujarnya.

Secara keseluruhan, kata Rina, semua pelaku UMKM di Kota Cimahi sangat terdampak dengan kedatangan virus korona. Khususnya pelaku usaha yang bergerak di sektor makanan, fashion dan kerajinan.

Berdasarkan hasil survey Disgakoperind sepanjang tahun 2020, tercatat sebesar 40 persen UKM yang mengalami penurunan usaha, penurunan omzet rata-rata 53 persen, penurunan kapasitas produksi rata-rata 44 persen, dan penurunan tenaga kerja rata-rata 23 persen.

“Apalagi pas awal-awal COVID-19 muncul, 99,09 persen penjualan menurun, 36,6 persen produksi terhambat, 51,2 persen terhambat permodalan, 34 persen distribusi terhambat, 35,6 persen sulitnya bahan baku,” beber Rina.

Dirinya mengklaim pihaknya sudah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan UMKM yang terdampak pandemi COVID-19 ini. Seperti pelatihan usaha hingga penyediaan maret place.

Salah seorang lelaki UKM Kota Cimahi, Yuliawati (44) mengatakan, pandemi COVID-19 ini memang sangat berpengaruh terhadap usaha kulinernya. Namun kondisi ini tidak lantas membuatnya menyerah.

“Saya terus berinovasi, kemudian mencoba memahami pasar yang sekarang diminati dan alhamdulillah saya bisa bertahan,” ujarnya.**(ade/denny*).

 

 

 

Tinggalkan Balasan