SRI Media

Pemkot Cimahi Punya Aplikasi Pelacakan PNS.

CIMAHI, SRI-Media.com – Pemkot Cimahi mulai menerapkan absensi lewat aplikasi. Aplikasi yang diberinama Sikonci ini, keberadaan para abdi negara akan terlacak dimanapun berada. Sebab sistem tersebut sudah dilengkapi Global Policy and Strategy (GPS).

Kepala Bidang Pengadaan, Pembinaan dan Pendidikan Pelatihan pada Badan Kepegawaian dan Pengelola Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Cimahi, Isnendi mengatakan, aplikasi tersebut diberlakukan agar monitoring terhadap PNS atau ASN lebih optimal.

“Kita melihatnya ini kan masa pandemi tidak meungkin absensi manual sidik jari, jadi kita pakai sistem ini,” ujar Isnendi.

Absensi menggunakan aplikasi tersebut cukup mudah, dimana PNS hanya tinggal login menggunakan NIP masing-masing. Aplikasinya bisa diunduh melalui ponsel Android.

Isnendi menjelaskan, sistem absensi terbaru itu dibuat salah satunya untuk mencegah ‘kenakalan’ PNS dalam hal absensi. Apalagi dimasa pandemi ini para pegawai di Kota Cimahi memberlakukan pembagian kerja di rumah dan dikantor hingga 50 persen.

Jadi nantinya, ketika PNS melakukan absensi wajib mengirimkan GPS dan swafoto atau selfie. Sehingga ketika posisi abdi negara dimanapun akan terlacak. Termasuk radius jarak dengan Pemkot Cimahi.

“Jadi jangan sampai mereka (PNS) WFH, tapi keberadaannya di luar kota. Itu kepantau pakai GPS. Ketika mereka absen kalau kondisi wfh kan lokasi dia melakukan absen itu ketahuan titik koordinatnya,” jelas Isnendi.

Begitupun ASN yang bekerja di kantor atau WFO, maka akan terlacak jarak dan keberadaannya. Ditambah lagi mereka harus swafoto menggunakan seragam sesuai hari yang sudah ditetapkan.

“Begitupun kalau misalnya ada yang melakukan tugas perjalanan, mereka gak perlu datang ke kantor cukup absen lewat aplikasi karena akan ketahuan,” terangnya.

Sekretaris BKPSDMD Kota Cimahi, Yulia Fitri Mulyati menambahkan, sistem absensi ini baru diujicobakan. Tercatat baru ada 12 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menggunakan Sikonci.

“Ini menggantikan yang lama karena tidak by GPS. Kalau sekarang sekarang by GPS. Harapannya kalau sudah sempuran untuk semua ASN se-Kota Cimahi,” bebernya. **(ade/denny*).

 

Tinggalkan Balasan