BALIKPAPAN –sri-media.com Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Prof.DR.Abdul Mu’ti, M.E.d, datang ke Balikpapan Propvinsi Kalimantan timur, untuk melakukan kunjungan kerja pada Jumat (5/6/2026) pagi.
Kunjungan Mendikdasmen Prof DR. Abdul Mu’ti ini, untuk menghadiri sejumlah agenda yang berkaitan dengan penguatan sektor pendidikan dan pelestarian lingkungan.
Agenda pertama berlangsung di halaman Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan di mulai pukul 06.30 hingga 08.00 Wita, yang dihadiri oleh Gubernur Kalimantan timur DR.Rudi Mas’ud, S.E, M.E, beserta ribuan peserta lainya
Kegiatan bertajuk Pagi Ceria itu diikuti sekitar 4.000 murid dan guru dari berbagai sekolah di Balikpapan.
Selain mengikuti kegiatan senam bersama, Prof DR. Abdul Mu’ti juga menyerahkan secara simbolis bantuan revitalisasi satuan pendidikan tahun 2026 untuk Kota Balikpapan, Samarinda, dan Kabupaten Penajam Paser
Program revitalisasi sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna menunjang proses belajar mengajar yang lebih baik.
Setelah selesai agenda di Gedung BSCC Dome Balikpapan, Mendikdasmen melanjutkan kunjungan ke SMAN 8 Balikpapan pada pukul 09.30 Wita hingga pukul 11.00 wita.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membangun karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan.
Dalam momen tersebut, Walikota Balikpapan,Dr
Rahmad Mas’ud, S.E, M.E, menyampaikan berbagai hal penting tentang pencapaian yang telah di laksanakan dalam rangka meningkatkan program pelayanan pendidikan, diantaranya : saat ini Balikpapan tengah mengakselerasi program wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan pra-SD.
Program tersebut telah diatur melalui Peraturan Wali Kota Nomor 24 Tahun 2025 sebagai upaya memastikan tidak ada anak yang putus sekolah sejak jenjang prasekolah hingga pendidikan menengah.
Dr.Rahmad Mas’ud, juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat yang telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk mendukung pelaksanaan program wajib belajar satu tahun prasekolah
Selain itu, Balikpapan baru saja menerima penghargaan tingkat nasional atas sinergi dan kolaborasi dengan sekolah swasta dalam pemerataan akses pendidikan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang inklusif.
Walikota Balikpapan DR.Rahmad Mas’ud. S.E, M.E, mengucapkan terimakasih karena Balikpapan juga menerima bantuan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berupa revitalisasi gedung satuan pendidikan sebanyak 10 paket pada tahun 2025–2026.
‘Pemerintah pusat juga memberikan bantuan digitalisasi pendidikan berupa 423 unit papan interaktif (interactive display), 423 unit laptop, dan 423 unit hard disk eksternal dengan total 1.269 unit perangkat pendukung pembelajaran,” kata Rahmad.
Ia menambahkan, sejumlah program pendidikan terus menjadi prioritas Pemkot Balikpapan. Di antaranya program seragam gratis bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP, pembangunan unit sekolah baru, revitalisasi sekolah, hingga kerja sama dengan sekolah swasta dalam pelaksanaan SPMB “Sejak 2022 hingga 2026, Balikpapan telah membangun enam unit SMP baru, satu SD baru, satu PAUD baru, serta melaksanakan sekitar 497 paket revitalisasi atau rehabilitasi sekolah,” ujarnya.( Pakpahan).