SRI Media

Corona Melonjak, Pemkot Cimahi Imbau Warga Tak Terima Tamu Dari Luar Daerah.

CIMAHI, SRI-Media.com – Pemkot Cimahi melarang warga luar daerah untuk datang ke Kota Cimahi sementara waktu. Kebijakan itu terpaksa dibuat untuk memutus penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19).

Apalagi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sudah menyatakan wilayah Bandung Raya yang meliputi Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung Siaga 1 Covid-19. Salah satu kebijakannya adalah melarang warga luar daerah termasuk Jakarta masuk ke Bandung Raya.

“Ini mudah-mudahan dilakukan masyarakat. Jangan menerima tamu dari luar dulu termasuk Jakarta,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Kota Cimahi, Ngatiyana, Kamis (17/6/2021).

Perkembangan kasus harian virus korona di Kota Cimahi sendiri masih sangat mengkhawatirkan. Pada Rabu (16/6/2021), jumlah total kasunya mencapai 6.602 orang. Rinciannya, ada 634 orang yang masih terkonfirmasi aktif, 146 orang meninggal dan 5.822 orang sembuh.

Jumlah kasusnya melonjak hari ini, Kamis (17/6/2021) dimana sudah ada 6.735 orang yang terpapar virus tersebut. Dimana kasus aktifnya melonjak menjadi 751 orang. Angka kesembuhan ada 5.838 orang dan meninggal 146 orang.

Ngatiyana menyebutkan, saat ini Kota Cimahi masih terdampar di zona oranye dengan rasio 2,1. Jika tidak dikendalikan, bukan tidak mungkin kota mungil ini terjerumus ke dalam zona merah penularan COVID-19.  “4 strip lagi apabila gak waspada menjadi zona merah,” ujar Ngatiyana.

Dikatakan Ngatiyana, larangan menerima tamu dari luar daerah juga berlalu bagi dirinya dan seluruh pegawai Pemkot Cimahi. Teranyar, dirinya melarang keluarganya yang berada di Jakarta untuk ke Kota Cimahi hanya untuk sekedar melepas rindu.

“Sodara pun gak boleh ke Cimahi. Saya pribadi mau ada tamu dari Jakarta, saya tolak jangan dulu,” kata Ngatiyana.

Selain itu untuk memutus penularan COVID-19, pihaknya sudah mengintruksikan Satgas Penanganan COVID-19 di tingkat kelurahan untuk memperketat pintu masuk wilayah RW. Bahkan, dirinya meminta khusus RW yang masuk zona merah agar hanya satu libur masuk yang dibuka dan ditempatkan petugas.

“Terus kita juga aktifkan lagi penyemprotan disinfektan di semua wilayah menggunakan kendaraan Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi,” ujarnya. **(ade/denny*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan