SRI Media

Darurat Covid-19, “Semua Dinas adalah Dinas Kesehatan dan Semua ASN adalah Relawan”

Padalarang, Sri-media.com — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan apresiasinya atas usaha Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) dalam penanganan Covid-19.

Hal ini diungkapkannya saat meninjau pelaksanaan Gebyar Vaksinasi yang dilaksanakan di Lapangan Pusdikkav Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai tanggal 20-24 Agustus 2021, Minggu (22/08/2021).

Tampak turut serta dalam peninjauan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Plt Bupati KBB Hengki Kurniawan, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto, Komandan Pusdikkav Brigjen TNI Taufik Budi Santoso, Kadinkes KBB Dr. Eissenhower Sitanggang, dan beberapa pejabat lainnya.

“Sesuai dengan informasi dari Pak Gubernur, Jabar kini mencapai angka yang terendah semenjak penanganan yaitu 24%, hal ini perlu kita syukuri dan saya sangat apresiasi”, ujar Sandiaga kepada awak media.

Dilanjutkannya, saat ini Pemerintah dan masyarakat sudah memasuki era baru penanganan Covid-19.

“Jangan longgarkan protokol kesehatan. Untuk menunjang penanganan Covid-19 ini Pemerintah juga menggunakan sisi teknologi melalui aplikasi peduli lindungi untuk memastikan bahwa penanganan protokol kesehatan itu terintegrasi”, lanjutnya.

Ditambahkannya, berdasarkan modeling data yang sudah disusun oleh tim ahli matematika dan tim video, diperkirakan Indonesia akan mulai pulih kwartal 4 2021.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebut keberhasilan Jabar menekan angka Covid-19 karena kerjasama semua pihak.

“Saya juga sampaikan pak Menteri, di Jabar hari ini semua Dinas adalah Dinas Kesehatan dan semua ASN adalah relawan, karena semua urusan Covid-19 adalah darurat”, jelasnya.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini juga menyampaikan dalam dua minggu ini Jabar satu-satunya Provinsi besar yang tidak ada lagi zona merah di Kota/Kabupaten nya.

Pelaksanaan Gebyar Vaksinasi Gratis ini disambut masyarakat dengan sangat antusias, terbukti dari pelaksanaan hari pertama hingga hari ini, ribuan warga rela antri untuk mendapatkan vaksinasi. (Imam/SMN-01)

Tinggalkan Balasan