SRI Media

DESA RANCAPANGGUNG PERLIHATKAN GELIAT PEMBANGUNAN WALAU DI MASA PANDEMI.

KBB |SRI-Media.com,– Infrastruktur jalan merupakan salah satu sarana yang paling disoroti oleh masyarakat. Sedikit saja jalan rusak atau berlubang, keluhan masyarakat langsung mengemuka dan mempengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat pada kinerja pemerintah.

Hal itu juga yang mendasari Pemerintah Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin, yang di masa pandemi Corona ini masih mampu untuk mengalokasikan anggaran desanya untuk membangun infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat.

 

Pemerintah Desa Rancapanggung di semester pertama tahun anggaran 2021 ini paling tidak sudah dapat merampungkan pembangunan infrastruktur Jalan Desa di beberapa lokasi,

Diantaranya di Kmp. Bonceret Rw.10, sepanjang 285 M dengan lebar 2,5 m, kemudian di Kmp. Babakan Rw.11 dengan volume P. 240 M x L.2.5 M.

Dan yang sekarang masih dalam proses pengerjaan adalah pembangunan/rehabilitasi Jalan Desa di Kmp. Bojongkerta Rw.05, dusun 2, sepanjang 365 M dan lebar 2,5 M dengan spesifikasi teknis pekerjaan hotmix.

Dapat ditemui di kantor desanya, Kepala Desa Rancapanggung, Asep Sukma Jaya, kepada wartawan menjelaskan, “sebetulnya pada semester pertama ini kami merencanakan 4 lokasi pembangunan Jalan Desa, namun sejauh ini baru 3 lokasi yang telah kami kerjakan, yaitu di Kampung Bonceret Rw.10, di Kampung Babakan Rw.11 dan di Kampung Bojong Kerta Rw.5”  katanya.

“Apa yang kami lakukan sekarang ini, bukanlah hal yang luar biasa, karena untuk bidang pembangunan infrastruktur desa, sesuai dengan regulasi yang ada,  kami mengalokasikan sebesar 30% dari Dana Desa yang kami terima, dan semua itu di tetapkan dalam APBDes Desa Rancapanggung Tahun 2021 ini ” tambahnya dengan sikap low profile.

“Kalau kemudian kenapa di Desa Rancapanggung lebih terlihat geliat pembangunannya, walaupun di masa pendemi covid-19 ini, ini mungkin masalah managemen dan pola pengaturannya saja yang berbeda dari desa-desa lain” lanjut Kades yang akrab di pangil Pak Jaya ini.

Desa Rancapanggung dengan Kepala Desanya, Asep Sukma Jaya, menunjukan keseriusan dalam mewujudkan apa yang menjadi visi misi desanya,  itu merupakan salah satu indikator untuk menilai kualitas kepemimpinan dari seorang Kepala Desa.

Dan hal itu terbukti Melalui penilaian Indek Desa Membangun (IDM), Desa Rancapanggung sudah termasuk Desa dengan status Desa mandiri, yang merupakan status desa tertinggi, dimana desa mandiri memiliki tingkat kesejahteraan masyarakat yang meningkat dan jumlah kemiskinan yang rendah. **(Gus*).

Tinggalkan Balasan