Warga Sindangraja Lakukan Aksi Menuntut Kepala Desa Mundur.

Cianjur |SRI-Media.com,– Geram lantaran kepala desa masih belum menyatakan mundur dari jabatannya sebagai kades sindangraja, sejumlah massa mendatangi kantor desa Sindangraja, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, selasa (29/06/2021).

Awal aksi unjuk rasa ini dipicunya warga melihat kades mendatangi kantor desa Jum’at (25/06/2021) secara sembunyi- sembunyi. Warga meminta penjelasan dan klarifikasi karena sudah 2 bulan lebih belum ada kejelasan terkait tuntutan warga agar kades mundur sebagai kepala desa serta sudah tidak lagi menginginkan nya sebagai kades.

Namun Kades Sindangraja Ayi Lukmanul Hakim sepertinya tidak mau melepaskan Jabatannya Sebagai Kepala Desa.

Adapun beberapa tuntutan tersebut diantaranya Kades Sindangraja jarang masuk kerja sehingga pelaksanaan pekerjaan Desa tersebut terbengkalai dan stetmen menghina Ulama setempat ungkap Warga yang enggan di publikasikan.

“Dimata masyarakat sangat meresahkan beliau menghina guru kita sebagai ulama atas statment-nya yang mengatakan bahwa ulama Sindangraja sudah mengacak-acak tatanan desa,” ujar Amir (51)

Sungguh, Lanjut ia hal ini melukai Warga Desa setempat tentang ucapan kades tersebut yang menghina Ulama setempat. Menurutnya, selama ini komunikasi antara ulama dengan pemerintah berjalan baik dan tidak pernah ada perselisihan satu sama lain.

“Aksi ini juga dilakukan sebagai bentuk amarah warga yang sudah tidak bisa ditahan lagi, karena selama kades itu menjabat aspirasi warga tidak pernah didengar,” tuturnya.

Sementara, Hendra Wakil BPD Desa Sindangraja mengatakan dalam mediasi antara tokoh masyarakat, Ulama, Pemuda, BPD dan Aparat Keamanan Disepakati agar Warga bersabar untuk menunggu.

” Kami Sudah Melakukan Tahapan-tahapan melalui Kecamatan, DPMD, Komisi A DPRD Kabupaten Cianjur atas laporan bpd, serta menampung aspirasi warga melalui tahapan-tahapan tersebut. Kita tinggal tunggu keputusan pemangku kebijakan’ yang terkait Dan kami sebagai lembaga desa harus menunggu kebijakan tersebut,” jelasnya.

Warga membubarkan diri dengan Tertib Dan memasang spanduk bertuliskan ‘Menuntut H. AYI LUKMANUL HAKIM Supaya Diberhentikan Dari Jabatannya Karena Sudah Meresahkan Warga Masyarakat’.**( Ben/Agus*).

 

 

 

Tinggalkan Balasan