SRI Media

DPPKBPPPA KBB monitoring Giat Kampung KB di Desa Sirnajaya

KBB, Sri-media.com — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Bandung Barat, melakukan Pembinaan dan Monitoring pelaksanaan kegiatan Kampung KB di Kampung Parakan, Wayang, RW. 20, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, KBB, pada Kamis, (26/8/2021).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Seksi Distribusi Alokon (alat dan obat kontrasepsi), Dewi, kemudian, Kepala UPT KB Kecamatan Gununghalu, Tatang SP, Ketua BPD dan Perangkat Desa Sirnajaya serta Ketua RW setempat.

Kampung Keluarga Berkualitas (KB) merupakan program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau RW serta mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Kampung KB merupakan salah satu “senjata pamungkas” pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, terutama di wilayah-wilayah yang jarang “terlihat” oleh pandangan pemerintah.

Untuk mendapat keterangan lebih lanjut mengenai pelaksanaan kegiatan Kampung KB di Kp.Parakan Wayang Desa Sirnajaya, media SRI menemui Kepala UPT KB Kecamatan Gununghalu, Tatang SP.

Dijelaskannya, Kampung KB merupakan Satuan wilayah setingkat RW yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program KKBPK yang dilakukan secara sistemik dan sistematis.

“Selain itu, manfaat Kampung KB selain bisa mengentaskan kemiskinan, juga mendekatkan pembangunan kepada masyarakat,” beber Tatang.

Program ini prinsipnya, ucap dia, adalah untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera dengan terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan.

Tatang menyebutkan tentang peraturan pemerintah mengenai fungsi keluarga, ada delapan fungsi keluarga meliputi (1) fungsi keagamaan, (2) fungsi social budaya, (3) fungsi cinta kasih, (4) fungsi perlindungan, (5) fungsi reproduksi, (6) fungsi sosialisasi dan pendidikan, (7) fungsi ekonomi dan (8) fungsi pembinaan lingkungan.

“Sejak dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2016, Kampung KB terus tumbuh pesat , sampai sekarang di seluruh nusantara telah menghasilkan ribuan Kampung KB,” pungkas Tatang SP mengakhiri bincang-bincang dengan wartawan. (GUS).

Tinggalkan Balasan