Pangdam VI/Mlw Resmikan Batalyon Armed 22/Kesumawira di Kutai Kartanegara

Tenggarong –sri-media.com  Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Krido Pramono S.H.,M.Si memimpin langsung acara peresmian Yonarmed 22/Kesumawira. Peresmian yang berlangsung di Baterai A Yonarmed 18/Buritkang ini menjadi langkah strategis TNI dalam memperkuat pertahanan di wilayah Kalimantan, Rabu (19/9/2026).

 

Penguatan Pertahanan Wilayah

dengan pembentukan Yonarmed 22/Kesumawira ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan kesiapan satuan yang lebih mumpuni dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis di Kalimantan Timur.

 

Menurut Pangdam, penempatan satuan ini di Tenggarong, karena Kabupaten Kutai Kartanegara, didasarkan pada pertimbangan geografis yang strategis.

 

“Pembentukan Yonarmed 22/Kesumawira pada dasarnya untuk memperkuat kemampuan pertahanan Kodam VI/Mulawarman di wilayah Kalimantan Timur. Tenggarong dipilih karena secara geografis berada di posisi yang strategis di Kalimantan Timur,” ujar Pangdam dalam sesi doorstop bersama media.

 

Pangdam menekankan bahwa keberadaan satuan ini memungkinkan TNI memiliki kekuatan yang lebih dekat dan responsif terhadap perkembangan situasi di lapangan.

 

Pangdam memberikan arahan tegas mengenai harapan ke depan bagi satuan baru ini. Fokus utama diletakkan pada pencapaian kesiapan operasional yang meliputi kesiapan personel, alutsista serta prosedur dan kemampuan satuan.

 

“Saya ingin satuan ini segera mencapai kesiapan operasional. Personel harus terlatih, alutsistanya harus siap digunakan. Kita tidak ingin satuan ini hanya bagus pada saat diresmikan, tetapi setelah itu justru tidak berkembang,” tegasnya.

 

Selain aspek operasional, Pangdam juga menginstruksikan agar Yonarmed 22/Kesumawira dapat segera beradaptasi dengan lingkungan masyarakat Kutai Kartanegara. Prajurit diminta untuk membangun hubungan harmonis dengan pemerintah daerah dan masyarakat setempat, serta hadir sebagai solusi di tengah warga.

 

Terkait peran sosial, Pangdam juga menegaskan bahwa prajurit TNI memiliki fungsi ganda. Selain tugas utama dalam pertahanan negara, satuan ini dipersiapkan untuk membantu pemerintah daerah khususnya masyarakat sekitar, baik dalam penanganan bencana, evakuasi, distribusi bantuan, maupun kegiatan karya bakti.

 

“Keberadaan Yonarmed 22/Kesumawira harus punya dua fungsi yang berjalan bersama kesiapan pertahanan tetap menjadi tugas utama, sementara di sisi lain prajurit harus hadir dan membantu masyarakat ketika memang dibutuhkan,” tutup Pangdam.

 

Dengan diresmikannya batalyon ini, diharapkan stabilitas dan keamanan di wilayah Kalimantan Timur semakin terjamin, serta sinergi antara TNI dan masyarakat semakin kuat.( Pakpahan).

Leave a Reply